Suliono, Pria Pelaku Penyerangan Gereja Katolik Santa Lidwina - TrenDi Info
//

Suliono, Pria Pelaku Penyerangan Gereja Katolik Santa Lidwina

TrenDi Info - Indonesia kembali mengalami kejadian yang memalukan, pasalnya kekerasan yang mengatasnamakan agama masih marak terjadi. Kali ini seorang Pastur diserang oleh seorang Pemuda dengan menggunakan pedang saat memimpin ibadah umat Katolik di gereja.

Kejadian berlangsung cukup lama yang terjadi pada hari Minggu saat Misa Pagi berlangsung. Tiba-tiba saja pelaku yang diketahui bernama Suliono masuk dan berteriak didalam Gereja. Sontak saja para umat merasa terkejut dan berlarian dikarenakan tersangka membawa senjata tajam.

Penyerangan Gereja Katolik Santa Lidwina
Situasi Gereja Saat Penyerangan - Sumber : Kompas.com
Namun sayangnya, pada peristiwa itu Pastur Pier yang memimpin Misa, terkena tebasan pedang. Saat ini kondisi Pastur Pier sudah mulai dalam keadaan membaik.

Ketika melangsungkan aksinya, tersangka mengancam akan membunuh dan juga menghancurkan isi gereja. Kondisi gereja setelah berhasilnya tersangka diamankan sungguh mengenaskan. Banyak ornamen gereja dirusak bahkan simbol suci Umat Katolik turut dihancurkan.

Identitas Penyerang Romo Prier dan Umat di Gereja Santa Lidwina

Pelaku penyerangan terhadap umat dan juga Pastor Karl-Edmund Prier SJ—biasa dipanggil Romo Prier—di Gereja Santa Lidwina Bedog, Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Sleman, Yogyakarta, Minggu (11/02/2018) pagi, diidentifikasi bernama Suliono yang merupakan warga Banyuwangi, Jawa Timur.

Penyerangan Gereja Katolik Santa Lidwina

Selama berada di Yogyakarta, pelaku berpindah-pindah tempat tinggal. Saat ini pihaknya masih mencari tempat tinggal terakhir pelaku. Sebelum menjalankan aksinya, pelaku penyerangan Gereja Santa Lidwina di Yogyakarta sempat tiga hari menginap di mushala sekitar lokasi itu. Namun, hal ini tak diketahui pengurus RT/RW setempat.

Suliono, pelaku penyerangan Gereja Santa Lidwina, Sleman, Yogyakarta, diketahui pernah beberapa kali mencoba pergi ke Suriah untuk jihad. Hal ini disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto yang mengatakan, niat Suliono tidak pernah terealisasi karena dokumen-dokumen yang dia miliki tidak lengkap.

Sultan HB X Jenguk Korban Pembacokan di Gereja Santa Lidwina 

Disamping itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Uskup Agung Semarang Mgr Rubyatmoko mengunjungi korban pembacokan di Gereja Santa Lidwina, Bedog, Trihanggo, Sleman, di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta, Minggu (11/2/2018).

Sultan yang datang sekitar pukul 18.55 WIB langsung disambut Mgr Rubyatmoko dari sisi selatan rumah sakit. Mereka bersama rombongan langsung masuk ke ruangan. Walaupun belum ada informasi resmi tentang kondisi korban yang berjumlah 3 orang, namun berita yang beredar di sosial media menyebutkan bahwa kondisi korban sudah mulai membaik.

Aksi penyerangan ini sudah dianggap sebagai aksi Terorisme. Kurangnya pemahaman akan ilmu agama dianggap menjadi sebab munculnya aksi radikalisme yang sebenarnya tidak boleh ada di tanah Indonesia dan Dunia.

Tag :  Penyerangan Gereja Katolik Santa Lidwina

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Suliono, Pria Pelaku Penyerangan Gereja Katolik Santa Lidwina"

Post a Comment

Pesan Anda Sedang Di Moderasi