Mengenal Pengertian Teknologi Blockchain Pada Mata Uang Crypto

▼▼Dapatkan Voucher Hingga 100.000 Di Sini▼▼
Apa Itu Blockchain dan Bagaimana Cara Kerjanya ? – Pada dasarnya, blockchain adalah sebuah teknologi database yang memiliki suatu keunggulan dimana sistim ini dapat membaca transaksi volume besar dengan aman. Teknologi ini banyak digunakan di jagad cryptocurrency seperti halnya bitcoin dan Ethereum. Sistem database yang ada pada blckchain tersebar luas dalam suatu jaringan yang biasa disebut dengan distributed ledger.

Dengan begitu pesatnya perkembangan yang terjadi di dunia digital saat ini terbukti makin hari makin merubah skema yang terjadi pada sistim transaksi perbankan di dunia. Sebagai salah satu bukti yang sangat nyata terjadi adalah dimana saat sekarang ini telah ada beberapa negara besar yang tergolong dalam kategori negara maju maupun berkembang yang menjadi percontohan bagi negara lainnya dalam segi perekonomian mulai mengimplementasikan mata uang nasionalnya menjadi mata uang yang berbasis blockchain tak ubahnya seperti bitcoin.

Hal tersebut bukanlah tanpa alasan, melainkan karena melihat keunggulan serta kelebihan yang dimiliki oleh sistem blockchain dibandingkan dengan sistem perbankan konvensional yang dinilai lebih sederhana, minim gangguan, dan lebih aman untuk digunakan dalam transaksi berskala besar. Dari berbagai keunggulan tersebut, organisasi atau lembaga keuangan konvensional pun mulai memutar otak untuk membuat sistem yang setara dengan mengadopsi sistem yang ada pada blockchain.

Perbedaan Blockchain dengan Sistem Perbankan Tradisional

Dari sedikit ulasan kami diatas, mungkin beberapa dari kalian sudah bisa menebak apa perbedaan dari sistem blockchain dengan sistem perbankan konvensional yang selama ini telah berjalan di semua negara di dunia. Namun utnuk lebih jelaskan kali ini kami akan memberikan sebuah gambaran sederhana bagaimana praktik transaksi berjalan pada sistem perbankan tradisional.

pengertian teknologi blockchain
Cara Kerja Blockchain - Sumber : investopedia.com
Bayangkan saja saat ketika kalian membeli sepatu baru di sebuah pusat perbelanjaan, dimana kalian menggunakan kartu kredit untuk transaksi pembelian sepatu tersebut. pada waktu kalian menggesekkan kartu kredit milik kalian pada mesin yang tersedia saat itulah transaksi pengiriman uang dari saldo akun anda ke saldo akun penjual terjadi. Dalam hal ini, diantara kalian dan penjual yang bertransaksi ada pihak ketiga yaitu bank yang berdiri sebagai penengah.

Berbeda dengan sistem yang ada pada blockchain, alur transaksi yang dilakukan oleh pembeli dan penjual tadi bisa berjalan tanpa ada campur tangan pihak ketiga. Semua data transaksi yang telah dilakukan tersimpan dengan sangat aman pada komputer-komputer yang tersebar luas dalam jaringan blockchain itu sendiri. praktek transaksi ini bisa juga disebut dengan istilah peer to peer.

Benarkah Blockchain Aman ?

Meskipun banyak orang yang mendukung dan telah menggunakan sistem blockchain untuk aktivitas keuangan mereka, pada kenyataannya masih ada beberapa yang meragukan tentang keamanan sistem ini untuk media transaksi keuangan. Oleh karena itu, tak ada salahnya jika kali ini kita akan coba sedikit membahas tentang seberapa aman teknologi blockchain untuk digunakan.

Seperti yang kita tahu bahwa blockchain memiliki sistem keamanan canggih yaitu proteksi kriptografi yang tentu tidak dimiliki oleh dunia perbankan tradisional. Mselain itu, teknologi blockchain yang ter desentralisasi serta tak bisa diubah tentu akan sangat bermanfaat untuk menjadi sebuah privasi dari informasi-informasi penting yang disimpan di dalamnya.

Namun sayangnya, kerahasiaan data yang terjamin terkadang justru banyak dimanfaatkan oleh para penjahat cyber sebagai metode pembayaran yang paling aman untuk mereka lakukan, tanpa takut identitasnya terungkap.
Berikan Komentar
0 Comments

0 komentar