Parasetamol Mengandung Virus Berbahaya? Ini Klarifikasi Resminya


Virus Dalam Parasetamol - Siapa yang tidak cemas ketika mendapatkan berita tentang adanya virus dalam parasetamol. Seperti yang kita tahu bahwa parasetamol adalah salah satu jenis obat yang paling sering kita gunakan ketika sakit.

Virus Dalam Parasetamol

Parasetamol sendiri adalah salah satu obat yang masuk ke dalam golongan analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam). Seperti yang dituliskan pada halaman online AloDokter, obat ini dipakai untuk meredakan rasa sakit ringan hingga menengah, serta menurunkan demam.

Isu Virus Dalam Parasetamol

Sebuah pesan singkat yang beredar melalui pesan WhatsApp yang menyebutkan bahwa terdapat virus dalam parasetamol yang sangat membahayakan. Virus tersebut dianyulir sebagai virus Machupo. Pesan itu sendiri berisi sebagai berikut :

PERINGATAN: Hati-hati untuk tidak mengambil Paracetamol yang datang ditulis P/500. Ini adalah Paracetamol baru, sangat putih dan mengkilap. Menurut dokter terbukti mengandung “Machupo” virus, dianggap salah satu virus yang paling berbahaya di dunia dan dengan tingkat kematian yang tinggi. Silakan berbagi pesan ini, untuk semua orang dan keluarga dan menyelamatkan hidup dari mereka.

Klarifikasi Isu Parasetamol Mengandung Virus

Berita ini sudah sangat meresahkan masyarakat karena parasetamol ini sendiri sudah menjadi obat yang selalu disediakan di rumah. Untuk itu Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) langsung melakukan klarifikasi tentang isu parasetamol mengandung virus ini.
Baca Juga : Manfaat Tomat dan Apel Bagi Paru-paru, Info Bagus Bagi Perokok

BPOM sendiri tidak pernah menerima laporan tentang informasi yang mangklaim terdapat virus Machupo yang ditemukan didalam produk obat manapun termasuk parasetamol. Untuk itu BPOM memastikan bahwa isu tersebut hanyalah berita palsu atau Hoax yang sengaja disebar oknum tidak bertanggung jawab.

Dari laman BPOM, ditulis Kamis (4/1/2017), selama ini BPOM melakukan evaluasi terhadap keamanan, khasiat, mutu, dan penandaan atau label produk obat sebelum diedarkan. BPOM juga secara rutin melakukan pengawasan terhadap sarana produksi dan distribusi juga produk obat yang beredar di wilayah Indonesia.

Apa Sebenarnya Virus Machupo Itu

Terkait isu parasetamol mengandung virus Machupo ini, BPOM menjelaskan bahwa virus tersebut dapat tertular melalui udara, makanan, ataupun kontak langsung. Virus ini sendiri berasal dari air liur, urine, ataupun kotoran hewan pengerat seprti tikus yang terinfeksi.

Virus Dalam Parasetamol

Penny K. Lukito yang menjabat sebagai kepala BPOM menyataan bahwa pihak pemerintah melalui BPOM tidak pernah menemukan berbagai jenis virus berbahaya apapun. Namun, beliau juga menegaskan kepada masyarakat untuk membeli obat di Apotek atau Toko Obat berizin.

Baca Juga : Lakukan Cara Berolahraga Pagi Ini Untuk Hasil Yang Optimal

"Ingat CEK KLIK: cek kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa", ujar Penny K. Lukito. "Jadilah konsumen cerdas, jangan mudah terpengaruh oleh isu atau hoax yang beredar di media sosial.

0 Response to "Parasetamol Mengandung Virus Berbahaya? Ini Klarifikasi Resminya"

Post a Comment

Pesan Anda Sedang Di Moderasi

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Loading...